Bupati Melawi Buka Kegiatan Sosialisasi Pergub No. 103 Tahun 2020

Bupati Melawi Panji S.Sos membuka kegiatan sosialisasi Peraturan Gubernur Kalimantan Barat No. 103 Tahun 2020 tentang Pembukaan Areal Lahan Pertanian Berbasis Kearifan Lokal yang diselenggarakan oleh Polres Melawi.

Dalam arahannya, Panji mengapresiasi Kapolres Melawi beserta jajarannya yang cepat mensosialisasikan Pergub tersebut. “Acara ini teramat penting, untuk membedakan membakar hutan dan lahan dengan membakar ladang,” tegas Panji. “Peraturan Gubernur ini merupakan bentuk dari perhatian pemerintah tambahnya.”

Bupati Melawi juga meminta Dinas terkait bersama elemen masyarakat untuk bersama-sama menindaklanjuti Pergub tersebut dengan Peraturan Bupati (Perbup). “Saya minta OPD terkait untuk segera menindaklanjuti Pergub ini dengan Perbup. Libatkan para Temenggung, Punggawa dan pihak terkait lainnya, “pinta Bupati.”

Panji juga menjelaskan secara detail tahapan-tahapan dalam proses membuka ladang sampai dengan tahapan membakar ladang. Panji menghimbau masyarakat agar berhati-hati untuk membakar lahan khususnya di lahan “Trumbuk” sejenis lahan gambut. “perhatikan arah angin,” ucapnya.

Kapolres Melawi, AKBP Supriadi dalam sambutannya bahwa kegiatan sosialisasi Pergub tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi misi dan apa yang harus dilakukan untuk menyikapi kearifan lokal. Kapolres mencontoh bagaimana kearifan lokal yang dilakukan Suku Badui di Banten. “Saya juga sudah ke daerah-daerah di Melawi dan untuk mendapatkan informasi terkait dengan kearifan lokal dari masyarakat,” imbuhnya. “Mari kita saling mengawasi dan saling mengingatkan untuk tetap memperhatikan aturan untuk tetap menjaga kelestarian alam. Bukan melarang tapi bagaimana membuka ladang berbasis kearifan lokal dan hal tersebut menjadi tanggung jawab semua pihak, “ tegasnya.

Kadis Pertanian, Oslan, S.Sos tatkala ditanya kesiapannya untuk menindaklanjuti Instruksi Bupati terkait pembuatan Peraturan Bupati menegaskan kesiapannya. “Kita siap menindaklanjuti Pergub dengan membuat Perbup sebagaimana Instruksi Bupati,” ujarnya.

Sementara itu, Sophian Hadi Temenggung Desa Bloyang dan Ketua Temenggung se-Kabupaten Melawi itu menyampaikan bahwa apa yang dicita-citakan oleh masyarakat telah tercapai. “Pergub No. 103/2020 ini merupakan cita-cita kita sejak lama, perlu saya sampaikan bahwa kami dari Temenggung dan Punggawa siap bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Melawi dalam penyususnan Perbup seperti yang disampaikan oleh Bupati, “tegasnya. Dia menambahkan bahwa Dewan Adat Dayak (DAD) telah membuat aturan terkait sanksi bagi masyarakat yang melanggar ketentuan dalam membuka lahan.

 

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.

Bupati dan Wakil Kabupaten Melawi

Bupati dan Wakil Kabupaten Melawi
Panji, S.Sos dan Dadi Sunarya U.Y,A.Md

Info Masyarakat

Waspada Covid 19

Jejak Pendapat

Pendapat Anda tentang website ini
  Sangat Bagus
  Bagus
  Cukup Bagus
  Perlu Perbaikan