Wakil Bupati Melawi Serahkan 17 DIPA Satker Instansi Vertikal

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa saat menyerahkan DIPA TA. 2021


Wakil Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa menyerahkan 17 DIPA dengan nilai Rp. 98,5 milyar kepada 17 Satuan Kerja Instansi Vertikal dengan Kewenangan Kantor Daerah (KD) di Convention Hall Kantor Bupati Melawi, kamis (17/12/2020).

Dalam Sambutannya, Wakil Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa mengatakan bahwa penyerahan DIPA Tahun Anggaran 2021 merupakan pedoman dalam melaksanakan program dan kegiatan yang telah direncanakan dan sebagai persiapan pelaksanaan anggaran 2021.

Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa Tahun 2021 menjadi masa yang penting dalam proses akselerasi pemulihan ekonomi nasional dan daerah dari dampak pandemi Covid-19, sekaligus menjadi momentum untuk melanjutkan dan memantapkan berbagai informasi kebijakan untuk mempersiapkan fondasi yang kokoh dalam rangka melaksanakan transformasi ekonomi.

“Kebijakan yang kita akan ambil harus dilakukan secara komprehensif dengan reformasi di bidang belanja melalui kebijakan penajaman biaya operasional sejalan dengan perubahan proses kerja. Kita juga harus melakukan optimalisasi teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dan terakhir kita harus mendesain ulang sistem penganggaran yang menggunakan pendekatan belanja yang lebih baik yang fokus pada pelaksanaan program prioritas hasil dan efisiensi kebutuhan dasar”, jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Melawi meminta kepada KPA satuan kerja agar segera mengeksekusi rencana-rencana kegiatan yang sudah ditetapkan pada tahun anggaran 2021 tanpa menunda-nunda pelaksanaannya sampai mendekati akhir tahun 2021.

“Segera gulirkan dana belanja barang, belanja modal, dan belanja bantuan sosial yang dampaknya langsung dapat menciptakan lapangan kerja, sehingga daya beli masyarakat meningkat yang pada akhirnya dana APBN atau APBD dapat berfungsi untuk mensejahterakan masyarakat melalui program yang pro-growth, pro-job, pro-poor, dan pro-environment”, ungkapnya.

Sementara itu, Kepala KPPN Sintang, M. Rozali mengungkapkan bahwa penyerahan DIPA tahun anggaran 2021 oleh Wakil Bupati Melawi pada tanggal 17 Desember 2020 ini merupakan awal pelaksanaan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2020 tentang APBN Tahun 2021 di Kabupaten Melawi.

Dia juga menjelaskan dibanding dengan APBN tahun 2020, terdapat penurunan pagu sebesar Rp. 5,83 miliar (5,6%). Pada tahun 2021, alokasi belanja pegawai mengalami penurunan sebesar Rp. 1,9 miliar (2,9%) menjadi Rp. 63,85 miliar. Belanja barang juga turun sebesar Rp. 4,64 miliar (12,8%) menjadi Rp. 31,66 miliar dan belanja bantuan sosial yang turun sebesar Rp. 5 juta(7,7%) menjadi Rp. 60 juta. Meskipun begitu, belanja modal mengalamai kenaikan sebesar Rp. 733 juta (33,3%) menjadi Rp. 2,93 miliar.

M. Rozali kembali menjelaskan alokasi dana transfer ke daerah dan dana desa TA. 2021 untuk wilayah Kabupaten Melawi ditetapkan sebesar Rp. 966,59 miliar atau naik 14,96 miliar (1,5%), terdiri dari Dana Bagi Hasil Rp. 28,56 miliar, Dana Alokasi Umum Rp. 571,47 miliar, Dana Alokasi Khusus Fisik Rp. 105,38 miliar, Dana Alokasi Khusus Nonfisik Rp. 82,3 miliar, Dana Insentif Daerah Rp. 19,39 miliar dan Dana Desa Rp. 159,48 miliar.

Menutup sambutannya, Kepala KPPN Sintang berharap agar satuan kerja dan Pemerintah Daerah bisa melaksanakan APBN/APBD secara tepat dan akuntabel untuk pembangunan daerah Kabupaten Melawi. (Humas/FRZ).

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.

Bupati dan Wakil Kabupaten Melawi

Bupati dan Wakil Kabupaten Melawi
Panji, S.Sos dan Dadi Sunarya U.Y,A.Md

BERITA TERPOPULER

Info Masyarakat

Waspada Covid 19

Jejak Pendapat

Pendapat Anda tentang website ini
  Sangat Bagus
  Bagus
  Cukup Bagus
  Perlu Perbaikan