BERITA DAN KEGIATAN

Potensi Pertanian

Struktur perekonomian Indonesia telah bergeser dari sektor pertanian ke sektor industri. Walaupun demikian, sektor pertanian masih mempunyai peranan penting dalam pembanguan ekonomi. Hal ini disebabkan karena selain untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat banyak juga sebagai penyedia bahan baku untuk keperluan industri. Oleh sebab itu pemerintah selalu berusaha untuk meningkatkan produksi pertanian karena diharapkan akan meningkatkan perekonomian masyarakat dan akan memacu pertumbuhan ekonomi daerah.

Tanaman Pangan

Pada tahun 2011 produksi padi sawah mengalami peningkatan 15,74 persen dibanding tahun 2010. Peningkatan terjadi karena meningkatnya luas panen. Luas panen pada tahun 2011 meningkat sebesar 941 hektar atau sekitar 20,05 persen dibandingkan luas panen pada tahun 2010.

Produksi padi ladang pada tahun 2011 mengalami penurunan, penurunan terjadi  baik pada luasan panen maupun besarnya produktivitas per hektar. Luas panen padi ladang menurun sebesar 1.509 hektar atau sekitar 17,22 persen dibanding tahun 2010, sedangkan produktivitas menurun dari 18,69 kwintal per hektar pada tahun 2010 menjadi 17,48 kwintal per hektar. Penurunan kedua komponen tersebut menyebabkan produksi padi ladang menurun sebesar 22,57 persen dibanding tahun 2010.

Peningkatan produksi padi sawah dan penurunan produksi padi ladang menyebabkan produksi padi secara umum di Kabupaten Melawi mengalami penurunan sebesar 4,4 persen di banding tahun 2010.

Perkebunan

Produksi perkebunan terbesar di Kabupaten Melawi adalah perkebunan karet dan kelapa sawit. Luas tanaman menghasilkan perkebunan karet di Kabupaten Melawi pada tahun 2011 sebesar 17.830 ha, dimana seluruhnya dikembangkan dengan pola perkebunan rakyat dengan produksi karet sebesar 14.807 ton TBS.

Pada tahun 2011 terdapat area perkebunan kelapa sawit yang dikembangkan dengan pola PBS, akan tetapi semua masih merupakan tanaman belum menghasilkan. Sedangkan tanaman menghasilkan  berasal dari area pola PIR seluas seluas 8.953 ha dengan produksi CPO sebesar 24.636 ton. Selain dua komoditi utama di atas, produksi tanaman perkebunan lainnya walaupun sumbangannya sangat kecil tetapi dapat diperhitungkan yaitu: tanaman kelapa dalam (140,5 ton), lada (10 ton), kopi (19,2 ton), aren 5,7 ton, dan pinang (15,3  ton).

Produksi Padi Kabupaten Melawi Tahun 2011

Paddy Production in Melawi Regency at 2011

 

Perkembangan Produksi Padi Kabupaten Melawi Tahun 2007 – 2011

Development of Paddy Production in Melawi Regency at 2007-2011

 

 

LUAS PANEN, PRODUKTIVITAS, DAN PRODUKSI PADI SAWAH

Harvested Area, Yield Rate, and Production of Wetland Paddy

2011

         

No.

Kecamatan

Luas Panen

Produktifitas

Produksi

District

Harvested Area

Yield Rate

Production

(Ha)

(Kuintal/Ha)

(Ton)

(1) (2) (3) (4) (5)
1. S o k a n 504 31,26 1.575
2. Tanah Pinoh 640 32,35 2.070

3.

Tanah Pinoh Barat

411

26,50

1.089

4.

S a y a n

1.164

33,15

3.859

5.

Belimbing

231

29,76

687

6.

Belimbing Hulu

198

26,42

523

7.

Nanga Pinoh

464

29,98

1.391

8.

Pinoh Selatan

558

27,08

1.511

9.

Pinoh Utara

258

27,83

718

10.

Ella Hilir

645

30,42

1.962

11.

Menukung

561

30,73

1.724

         
2 0 1 1 5.634 30,37 17.110

2 0 1 0

4.693

31,50

14.784

2 0 0 9

4.014

32,60

13.084

2 0 0 8

3.914

33,58

13.145

2 0 0 7

2.679

29,11

7.799

Sumber / Source : Badan Pusat Statistik Kabupaten Melawi

 

 

LUAS PANEN, PRODUKTIVITAS, DAN PRODUKSI PADI LADANG

Harvested Area, Yield Rate, and Production of Dryland Paddy

2011

         

No.

Kecamatan

Luas Panen

Produktifitas

Produksi

District Harvested Area Yield Rate

Production

(Ha)

(Kuintal/Ha)

(Ton)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

1.

S o k a n

1.122

17,86

2.004

2.

Tanah Pinoh

587

19,06

1.119

3.

Tanah Pinoh Barat

320

15,31

490

4.

S a y a n

893

16,90

1.509

5.

Belimbing

320

18,39

589

6.

Belimbing Hulu

170

17,62

300

7.

Nanga Pinoh

300

18,76

563

8.

Pinoh Selatan

775

16,41

1.272

9.

Pinoh Utara

375

18,42

691

10.

Ella Hilir

945

16,96

1.603

11.

Menukung

1.448

17,56

2.543

         

2 0 1 1

7.255

17,48

12.682

2 0 1 0

8.764

18,69

16.380

2 0 0 9

8.516

18,82

16.027

2 0 0 8

7.256

19,10

13.859

2 0 0 7

7.569

16,34

12.368

Sumber / Source : Badan Pusat Statistik Kabupaten Melawi

 

 

 

LUAS PANEN, PRODUKTIVITAS, DAN PRODUKSI PADI (SAWAH+LADANG)

Harvested Area, Yield Rate, and Production of Paddy

2011

No.

Kecamatan

Luas Panen

Produktifitas

Produksi

District

Harvested Area

Yield Rate

Production

(Ha)

(Kuintal/Ha)

(Ton)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

1.

S o k a n

1.626

22,01

3.579

2.

Tanah Pinoh

1.227

25,99

3.189

3.

Tanah Pinoh Barat

731

21,60

1.579

4.

S a y a n

2.057

26,10

5.368

5.

Belimbing

551

23,16

1.276

6.

Belimbing Hulu

368

22,36

823

7.

Nanga Pinoh

764

25,58

1.954

8.

Pinoh Selatan

1.333

20,88

2.783

9.

Pinoh Utara

633

22,26

1.409

10.

Ella Hilir

1.590

22,42

3.565

11.

Menukung

2.009

21,24

4.267

         

2 0 1 1

12.889

23,11

29.792

2 0 1 0

13.457

23,16

31.163

2 0 0 9

12.530

23,23

29.111

2 0 0 8

11.170

24,18

27.004

2 0 0 7

10.248

19,68

20.167

Sumber / Source : Badan Pusat Statistik Kabupaten Melawi

 

 

JUMLAH PETANI DAN LUAS AREA TANAMAN PERKEBUNAN MENURUT JENIS TANAMAN

DI KABUPATEN MELAWI

Number of Farmer and Planted Area of Estates by Kind of Plant at Melawi Regency

2011

             

No.

Jenis Tanaman

Petani

Belum Menghasilkan

Menghasilkan

Tua / Rusak

Jumlah

Not Produce

Produce

Old/

Damaged

Total

Type of Plant

Farmer

(Ha)

(Ha)

(Ha)

(Ha)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

1.

K a r e t

15.998,0

10.437,0

17.830,0

3.678,0

31.945,0

2.

Kelapa Dalam

1.377,0

164,0

395,0

159,0

718,0

3.

Kelapa Hibrida

0,0

0,0

0,0

0,0

0,0

4.

Kelapa Sawit

3.202,0

12.209,0

8.953,0

0,0

21.162,0

5.

L a d a

68,0

1,0

18,0

15,0

34,0

6.

K o p i

125,0

0,0

46,0

16,0

62,0

7.

Kakao

0,0

0,0

0,0

0,0

0,0

8.

Kapuk/Randu

0,0

0,0

0,0

0,0

0,0

9.

Aren

584,0

0,0

48,0

26,0

74,0

10.

Pinang

676,0

15,0

140,0

20,0

175,0

11.

Cengkeh

0,0

0,0

0,0

0,0

0,0

12.

Tebu

0,0

0,0

0,0

0,0

0,0

           

2011

22.030,0

22.826,0

27.430,0

3.914,0

54.170,0

2010

21.824,0

10.854,0

26.890,0

3.886,0

41.630,0

2009

22.035,0

11.336,0

26.911,0

3.271,0

41.518,0

Sumber / Source : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Melawi

 

 

 

LUAS TANAMAN MENGHASILKAN DAN PRODUKSI TANAMAN PERKEBUNAN MENURUT JENIS TANAMAN DI KABUPATEN MELAWI

Planted Productive and Production of Estates by Kind of Plant

2011

       

No.

Jenis Tanaman

Luas Tanaman Menghasilkan

Produksi

Total Area

Production

Type of Plant

(Ha)

(Ton)

(1)

(2)

(3)

(4)

1.

K a r e t

15.998,0

14.807,0

2.

Kelapa Dalam

1.377,0

123,0

3.

Kelapa Hibrida

0,0

0,0

4.

Kelapa Sawit (CPO)

3.202,0

29.319,0

5.

L a d a

68,0

11,0

6.

K o p i

125,0

20,0

7.

Kakao

0,0

0,0

8.

Kapuk/Randu

0,0

0,0

9.

Aren

584,0

6,0

10.

Pinang

676,0

21,0

11.

Cengkeh

0,0

0,0

12.

Tebu

0,0

0,0

     

2011

22.030,0

44.307,0

2010

26.890,0

39.163,1

2009

26.911,0

39.326,0

Sumber / Source : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Melawi

 

 

LUAS AREA (Ha) TANAMAN KARET MENURUT POLA PENGEMBANGAN

Planted Area (Ha) of Rubber by Development Design

2011

           

No.

Pola Pengembangan

TBM

T M

TT / R

Jumlah

Development Design

Total

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

1.

Pola PIR

       
 

a. Kebun Inti

0

0

0

0

 

b. Kebun Plasma

0

0

0

0

2.

Pola UPP

0

0

0

0

3.

Pola PBS

0

0

0

0

 

(lama dan baru)

       

4.

Pola Swadaya (Rakyat)

10.437

17.830

3.678

31.945

           

2 0 1 1

10.437

17.830

3.678

31.945

2 0 1 0

10.674

17.289

3.557

31.520

2 0 0 9

11.156

17.291

2.932

31.379

Sumber / Source : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Melawi

 

 

 

LUAS AREA (Ha) TANAMAN KELAPA SAWIT MENURUT POLA PENGEMBANGAN

Planted Area (Ha) of Oil Palm by Development Design

2011

           

No.

Pola Pengembangan

TBM

T M

TT / R

Jumlah

Development Design

Total

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

1.

Pola PIR

       
 

a. Kebun Inti

0

2.800

0

2.800

 

b. Kebun Plasma

0

6.153

0

6.153

2.

Pola UPP

0

0

0

0

3.

Pola Kemitraan

12.209

0

0

12.209

 

(bagi hasil)

       

4.

Pola Swadaya (Rakyat)

0

0

0

0

           

2 0 1 1

12.209

8.953

0

21.162

2 0 1 0

0

8.953

0

8.953

2 0 0 9

0

8.953

0

8.953

Sumber / Source : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Melawi


Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *