Gubernur Kalbar Buka Rapat Koordinasi Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Daerah di Lingkungan Pemkab Melawi

Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa didampingi Wakil Bupati, Drs. Kluisen menghadiri Rapat Koordinasi Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Daerah di Gedung Graha Sukiman Center, Selasa, (23/11/21). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H.,M.Hum, dan dihadiri juga oleh Unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Melawi, Kapolres Melawi, LO Kodim 1205 Sintang, Sekda Kabupaten Melawi, Para Kepala OPD Provinsi Kalimantan Barat, Para Asisten dan Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi, Para Camat dan Kepala Desa Se-Kabupaten Melawi.

Bupati Melawi dalam laporannya kepada Gubernur Kalbar menyampaikan terkait status desa di Kabupaten Melawi yang terdiri dari 23 Desa Mandiri, 25 Desa Maju, 78 Desa Berkembang dan masih ada 42 Desa yang masuk dalam kategori Desa Tertinggal. Dan pada tahun 2021 Kabupaten Melawi telah mengusulkan kembali 15 desa untuk masuk dalam kategori Desa Mandiri.

Selanjutnya, Bupati juga melaporkan terkait Realisasi untuk penyaluran Dana Desa dan Anggaran Dana Desa tahap kedua dimana 100 % telah terealisasikan, dan untuk penyaluran tahap ke-tiga, menurutnta sudah ada 14 desa dan 33 desa yang sedang diajukan, serta 122 desa masih dalam proses pemenuhan persyaratan. Bupati berharap pada awal Desember mendatang Dana Desa sudah dapat tersalurkan 100%.

Menutup laporannya, Bupati Melawi menghimbau melalui kegiatan Rapat Koordinasi Peningkatan Kapasitas Pemerintah Desa Se-Kabupaten Melawi Tahun 2021 tersebut, Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Melawi untuk dapat saling bersinergi, sehingga tercipta kerjasama keduanya agar penyelenggaraan Pemerintahan Desa dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H.,M.Hum dalam sambutannya menghimbau Kepala Desa untuk selalu memperhatikan indikator dalam merencanakan pembangunan desa, dimana dalam menetapkan status desa ada 54 indikator desa yang menjadi indeks. Indikator kemajuan suatu desa sudah ditetapkan melalui klasifikasi desa mandiri, desa maju, desa berkembang maupun desa tertinggal.

“Pada saat saya di lantik, saya memiliki target 425 desa mandiri dalam lima tahun menjabat. Alhamdulillah perhari ini sudah ada 385 desa mandiri dan tidak ada satupun desa di provinsi Kalimantan Barat dalam kategori Desa sangat tertinggal. Bahkan ada dua kabupaten yang  terbebas dari desa tertinggal yakni Sambas dan Mempawah. Target kita tahun ini ada dua atau tiga kabupaten lagi yang bebas dari desa tertinggal, dan kita pasti bisa mencapai target tersebut", harapnya.

Gubernur juga  meminta para Kepala Desa untuk dapat mengelola dana desa dengan melihat indikator. Menurutnya, ada 54 indikator dalam indeks membangun desa. Menurutnya, kalau semua dapat bekerja sesuai dengan indikator yang ditetapkan tersebut, maka semua akan baik-baik. (Humas/Orin).

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.

Bupati dan Wakil Kabupaten Melawi

Bupati dan Wakil Kabupaten Melawi
H. Dadi Sunarya Usfa Yursa dan Drs. Kluisen

BERITA TERPOPULER

Info Masyarakat

Info Covid-19 Kabupaten MelawiSIKaPSIKaPInfo Pengumuman Seleksi Penerimaan CPNS dan PPPK Kabupaten Melawi Tahun 2021

Jejak Pendapat

Pendapat Anda tentang website ini
  Sangat Bagus
  Bagus
  Cukup Bagus
  Perlu Perbaikan