Mensos Risma Kunjungi Melawi Tinjau Langsung Kondisi Bencana Banjir

Menteri Sosial Republik Indonesia, Dr. (H.C.) Ir. Tri Rismaharini, M.T bersama Ketua Komisi V DPR-RI, Lasarus, S.Sos.,M.Si melakukan kunjungan ke Kabupaten Melawi dalam rangka melihat langsung kondisi bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Melawi, Rabu (3/11/2021).

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, Wakil Bupati Melawi, Drs. Kluisen, Unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Melawi, Anggota DPRD Kabupaten Melawi, Kapolres Melawi, LO Kodim 1205/Sintang, Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi, Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua GOW, Ketua DWP Kabupaten Melawi.

Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa dalam laporannya kepada Mensos mengatakan total 11 Kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Melawi terdampak banjir dengan total masyarakat terdampak berjumlah 13.487 kepala keluarga.

Bupati berharap kunjungan Mensos di Kabupaten Melawi menjadi motivasi dan semangat moril kepada Pemkab Melawi dalam mempercepat penanganan masyarakat terdampak banjir.

“Kami berharap Ibu Mensos bisa memberikan arahan sekaligus bimbingan kepada kami dalam penanganan bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Melawi. Tentunya kunjungan ibu Risma menjadi semangat moril juga bagi kami dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama dalam menangani bencana banjir ini”, ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Sosial Republik Indonesia, Dr (H.C.) Ir. Tri Rismaharini, MT menyampaikan dengan kondisi banjir yang menyebabkan banyak titik jalan terputus, perlu disiapkan lokasi untuk buffer stok atau lumbung pangan. Sehingga di tempat yang putus disiapkan lokasi tempat menampung makanan dan sebagainya. Sehingga masyarakat yang terdampak banjir tidak kelaparan.

"Juga harus disiapkan genset, perahu yang dibutuhkan bagi masyarakat yang sakit nanti bisa digunakan," ucapnya.

Dilanjutkan Risma, penanganan banjir seperti ini tidak bisa hanya ditangani Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Tapi seluruh dinas harus ikut membantu karena keterbatasan personel pada BPBD. Langkah ini ia terapkan saat masih menjadi Walikota Surabaya.

"Kepala OPD lain bisa bantu untuk jajarannya sebagai petugas untuk di dapur umum. Karena untuk dapur umum harus ditambah petugasnya," katanya.

Keberadaan dapur umum juga, kata Risma harus diperbanyak mengingat banyaknya wilayah yang terputus. Dengan kondisi banjir di Melawi, sulit diketahui berapa lama stok pangan masyarakat terdampak banjir akan bertahan.

"Nanti akan dibantu suplainya oleh direktur saya (Kemensos). Para camat harus mapping dimana titik yang rawan. Dipakai atau tidak dipakai biar saja disitu. Kita harus punya buffer stok," ujarnya.

Dihadapan Bupati, Forkopimda dan camat, Risma menyampaikan strategi penanganan banjir untuk jangka panjang  ia menjelaskan di lokasi yang menjadi buffer stok,  selain kebutuhan makanan, juga perlu siapkan tenda.

"Sehingga bila sewaktu-waktu mengungsi, harus dipasang dimana. Kami akan bantu tenda, kasur dan selimut dilokasi pengungsian. Termasuk genset. Kita juga siapkan perahu karet bila mobilitas makanan tidak bisa lewat darat maka akan dikirim gunakan perahu," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Mensos mengunjungi lokasi pengungsian di SD Negeri 6 Nanga Pinoh, sekaligus menyerahkan bantuan penanganan bencana. Dan selanjutnya melakukan rapat bersama OPD dan Camat se-Kabupaten Melawi terkait strategi penanganan bencana. (HUMAS/Fariz)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.

Bupati dan Wakil Kabupaten Melawi

Bupati dan Wakil Kabupaten Melawi
H. Dadi Sunarya Usfa Yursa dan Drs. Kluisen

BERITA TERPOPULER

Info Masyarakat

Info Covid-19 Kabupaten MelawiSIKaPSIKaPInfo Pengumuman Seleksi Penerimaan CPNS dan PPPK Kabupaten Melawi Tahun 2021

Jejak Pendapat

Pendapat Anda tentang website ini
  Sangat Bagus
  Bagus
  Cukup Bagus
  Perlu Perbaikan