Pemkab Melawi Menerima Kunjungan Kerja Gubernur Kalimantan Barat di Kabupaten Melawi

Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, didampingi Wakil Bupati Melawi, Drs. Kluisen menerima kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H.,M.Hum di Kabupaten Melawi. Kunjungan tersebut dalam rangka melihat situasi dan kondisi pasca terjadinya bencana banjir di Kabupaten Melawi, sekaligus menyalurkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Melawi dari Presiden Republik Indonesia dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Minggu (22/11/2021).

Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan kerja yang dilaksanakan oleh Gubernur Kalimantan Barat berserta rombongan untuk meninjau situasi dan kondisi pasca bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Melawi, termasuk rencana meninjau ruas jalan yang rusak pasca bencana banjir dan tanah longsor.

Dalam kesempatan tersebut juga, Bupati Melawi menyampaikan laporan terkait banjir dan dampak yang dialami oleh masyarakat Kabupaten Melawi, dimana seluruh kecamatan yang terdiri dari 11 kecamatan  terdampak banjir, dengan 108.488 masyarakat terdampak, dan mengakibatkan kerusakan 27.621 rumah, 201 fasilitas umum, serta 227 hektar.  Banjir dan Tanah longsor yang melanda Kabupaten Melawi mengakibatkan kerugian mencapai Rp. 8.428.800.000’-

“Terkait permasalahan yang sedang dihadapi pasca banjir, Pemerintah Kabupaten Melawi berserta seluruh elemen masyarakat mengharapkan bapak Gubernur Kalimantan Barat berkenan menempatkan Melawi menjadi salah satu prioritas dalam kebijakan pemulihan pasca banjir dan pembangunan di provinsi Kalimantan Barat, serta mohon arahan dan masukkan  dari pemerintah Provinsi terkait upaya yang harus dilakukan dalam penanganan dan mitigasi bencana banjir kedepannya” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi atas perhatian dan bantuan yang telah disalurkan selama banjir di Kabupaten Melawi, serta atas kerjasama semua pihak di Kabupaten Melawi selama terjadinya bencana banjir dan pasca banjir sehingga ketersediaan pasokan listrik, gas, BBM dan Sembako masih dapat mencukupi kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H.,M.Hum dalam sambutnnya menyampaikan bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi dapat mejadi pelajaran dan evaluasi kedepan. Gubernur menghimbau Pemerintah Daerah agar bisa membuat aplikasi dan data base terkait kenaikan debit air. Dimana menurutnya data base menjadi  salah satu acuan untuk mengetahui wilayah yang terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai titik tertentu, dan jika wilayah tersebut secara menerus terdampak banjir maka pemerintah daerah dapat menyarankan relokasi pemukiman ke daerah yang lebih tinggi.

Gubernur Kalimantan Barat juga mengatakan bahwa banjir yang selama ini terjadi di beberapa daerah juga disebabkan karena rusaknya daerah aliran sungai yang mencapai 70% dan terjadinya pendangkalan muara. Jika pendangkalan aliran air tidak diatasi dengan baik maka banjir seperti ini akan mungkin terjadi kembali, untuk mengatasi rusakanya daerah aliran sungai perlu dilakukan penanam tanaman yang mencegah abarasi.

Dalam kesempatan tersebut juga, Gubernur Kalimantan Barat mengingatkan kepada instansi terkait untuk terus mengawasi dan memastikan bantuan sosial dapat tersalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Pemerintah Daerah melalui instansi terkait seperti Dinas Sosial harus benar-benar mengawasi dan memastikan bantuan dapat tersalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Bantuan harus tepat sasaran, dan jangan sampai ada ASN yang menerima bansos, jika ASN yang menerima bansos bisa dikenakan sanksi”, tegasnya.

Dalam arahannya juga, Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, mengingatkan kepada Bupati, Wakil Bupati dan DPRD beserta jajarannya untuk dapat mengupayakan APBD berjalan tepat waktu dan memprioritaskan anggaran belanja pada bidang yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, seperti bidang kesehatan, pendidikan dan pemulihan ekonomi.

“Saya berharap dalam merancang program-program yang akan dilaksanakan dapat didukung  oleh indikator yang berbasis data dan Bupati sebagai kepala daerah  harus mengontrol secara langsung jalannya program. Transparansi sangat penting dan sudah menjadi keharusan dalam menjalankan roda pemerintahan, mari kita bersinergi membangun Kalimantan Barat, khususnya Melawi dengan membuat perubahan kearah yang positif” ungkapnya.

Menutup sambutannya Gubernur Kalimantan Barat menyampaikan dengan masih adanya covid-19 yang dihadapi oleh semua lapisan masyarakat, H. Sutarmidji menekankan kepada para Camat dan Kepala Desa untuk selalu memantau warganya terutama yang kembali dari luar negeri dan luar daerah untuk disarankan melakukan swab PCR untuk mencegah masuknya varian baru covid-19 ke wilayah Kalimantan Barat khususnya Kabupaten Melawi. (Humas/Orin)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.

Bupati dan Wakil Kabupaten Melawi

Bupati dan Wakil Kabupaten Melawi
H. Dadi Sunarya Usfa Yursa dan Drs. Kluisen

BERITA TERPOPULER

Info Masyarakat

Info Covid-19 Kabupaten MelawiSIKaPSIKaPInfo Pengumuman Seleksi Penerimaan CPNS dan PPPK Kabupaten Melawi Tahun 2021

Jejak Pendapat

Pendapat Anda tentang website ini
  Sangat Bagus
  Bagus
  Cukup Bagus
  Perlu Perbaikan